Sunday, 1 May 2011

Becak Indonesia Nomor 1 Di Dunia


Entah siapa yang membawa atau menciptakan Becak di Indonesia, khususnya di pulau Jawa. Yang terpenting adalah semua orang Indonesia mengetahui Becak itu apa bentuknya. Dimanapun didunia seperti di Amerika juga becak telah masuk dan dipakai di daerah2 wisata seperti perjalanan saya di ke Florida dan New York. Dimana banyak orang menggunakan Becak untuk jalan2 di dekat daerah kota dan pantai.
Sebagai tukang becak, saya sangat mengerti soal Perbecakan, secara dasarnya tanpa segala teknik ala universitas yang hebat,

Becak adalah gabungan antara sepeda dan gerobak. dimana kalau sepeda roda 2, Becak roda 3.

Perkenalan saya dengan Becak sangat mengesankan, disaat saya tinggal di asrama sebagai seorang yang berbeda alias anak campuran katanya ibu saya seorang Bangsawan dari pulau Sulawesi, dan bapak dari tentara Penjajah Belanda. Dimana setiap anak2 memanggil saya si bule alias compeny.

Mereka selalu mengatakan kalau saya akan dititipkan ke tungkang becak yang suka mangkal didepan asrama kami, jika saya berantem terus (stoute jongen). Maklum saat itu badan saya lebih besar dari kebanyakan saudara2 saya di asrama. Saya suka takut juga mendengarnya. Soalnya tukang becak di depan asrama mukanya serem2 sekali, mungkin karena kehidupan yang keras sebagai tukang becak, entahlah.

Tetapi ibu asrama yang tercinta selalu berkata, “Jangan begitu kamu, Jackche harus manis2 sama saudara2mu, biarpun mereka bilang apapun. Mereka itu saudara2 mu juga.”

Saat itu saya tidak mengerti apa arti anak kampoeng, jong jawa, jong anak pribumi, jong chino, jong blasteran seperti saya ini. Namanya juga anak2, lalu saya mengatakan kepada bapak angkat saya yang menitipkan saya ke asrama, untuk membawa saya pulang ke rumahnya dan ikut kemana saja beliau pergi. Saat itu memang sedang gawat2nya karena Indonesia sedang perang.

Beliau selalu mengatakan tidak bisa dan selalu mengatakan, “Jackche, bapak tidak bisa bawa kamu ke rumah. Karena keadaan sedang gawat, bapak berjanji suatu waktu jika perang usai, kamu boleh pulang. Sekarang ini kamu aman disini saja.”

Sampai sejak itu saya dipindah2kan mulai dari Surabaya, Bogor, Lahat, Banten, Jakarta setelah itu naik kapal ke Manila, hingga saya meneruskan sekolah di Amerika dan sampai sekarang menjadi tempat tinggal saya.

Selidik demi selidiki Becak ternyata banyak sekali bentuk becak di dunia, seperti

Di Manila, Filipina, kaget saya menemukan Becak, selain Jeepney, seperti Oplet di Jakarta.Cuma bedanya Jeepney itu bekas Jeep Perang Dunia II, sedang Oplet di Jakarta adalah buatan Morris Leleland-British-India. Bedanya Becak di Manila, adalah tukang becak genjotnya disamping seperti Harley Davidson jaman perang yang ada side cabnya seperti di Malaysia juga.
di Johor, Malaysia. Di sana karena dibawa oleh para migran dari Jawa. Tidak seperti di seperti di China, Jerman dan Amerika.
Kebanggaan tersendiri sebagai Tukang Becak, melihat di Amerika dan dunia. Becak menjadi terkenal sekali, apalagi untuk menarik wisatawan2 dari manca negara.
Memang Becak Indonesia No-1,
Designnya yang Klasik dan Sesuai dengan daerah yang indah, menyatu dengan lingkungan sekitarnya.
Bebas Polusi.

Bersyukur Akhirnya ABK Sinar Kudus Di Bebaskan Dan Kembali Ke Tanah Air




Setelah sekian lama menunggu, akhirnya 20 ABK sinar kudus dapat bernafas lega, karena mereka sudah di bebaskan dan akan kembali ke tanah air. Terlepas dari pro dan kontra siapa yang membebaskan dan dengan cara apa pembebasan tersebut di lakukan, kita patut bersyukur karena setelah hampir dua bulan akhirnya mereka selamat tanpa kekuarangan suatu apapun. Seperti yang di beritakan oleh kantor berita asing AFP yang di kutip oleh kompas hari ini. Menyebutkan bahwa uang tebusan sekitar 4,5 juta US dolar atau sekitar 40 milyar rupiah telah di berikan kepada perompak melalui pesawat udara yang kemudian di terima oleh mereka.

Seperti di beritakan Kapal MV Sinar Kudus dibajak oleh perompak pada 16 Maret yang keberadaannya diperkirakan sejauh 512 kilometer di utara Socotra timur di perairan Somalia dengan jumlah anak buah kapal 31 orang, di mana 20 di antaranya merupakan warga negara Indonesia.Perompak mengatakan, mereka membebaskan kapal tersebut setelah uang tebusan dijatuhkan melalui angkutan udara kepada mereka.”Kami menerima uang sebesar 4,5 juta dollar AS pada Sabtu dini hari. Kami telah meninggalkan kapal dan Sinar Kudus bersiap untuk pergi berlayar,” kata seorang perompak yang memberi tahu namanya sebagai Geney kepada Reuters dari desa tepi pantai, El Dhanane.

Mantan pejabat kelautan asal Kenya yang saat ini menjadi editor kelautan, The Somali Report, Andrew Mwangura, membenarkan, kapal itu telah dibebaskan dengan menambahkan bahwa mereka belum mulai pergi berlayar. Kasus ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama bagi para pemilik kapal yang berlayar ke daerah konflik maupun ke daerah yang menjadi basis para perompak. Kita ingat betul bahwa pembebasan yang dilakukan adalah menjadi bagian penting dari pemilik kapal, karena memang sudah menjadi resiko dari bagian kerja tersebut, mereka wajib di asuransikan.

Dalam penjelasan sebelumnya, ketua kesatuan pelaut Indonesia, hanafi rustandy berharap pihak samudra indonesia bertanggung jawab atas kasus ini dan bukan menyerahkan kepada pihak pemerintah. Yunani dan India yang mempunyai kekutan militer yang lebih pun, ketika ABK mereka di tahan, pihak peusahaan langsung turun tangan dan memberikan tebusan sekitar 60 milyar rupiah. Jadi jangan pernah berpikir kecewa atas pembebasan, terlebih jika benar dilakukan oleh pemilik kapal dan di pantau oleh TNI serta kementrian luar negeri kita, yang terpenting mereka kembali dengan selamat dan berkumpul bersama anggota keluarga lainnya.

Saturday, 23 April 2011

Es Mencair di Kutub, Tinggi Air Laut Naik


Meleburnya gletser dan gunung es di kepulauan Artik, bagian utara Kanada, memiliki pengaruh terbesar pada kenaikan permukaan laut di Bumi. Demikian studi terbaru para peneliti di University of Michigan, Kamis 21 April 2011.

Dalam kurun waktu 2004 hingga 2009, kurang lebih 30.000 salju dan es yang menutupi pulau-pulau di Kanada utara meleleh menjadi 363 kilometer kubik air, setara tiga perempat isi Danau Erie, danau terbesar ke-13 di dunia.

Dalam studi yang dilakukan selama enam tahun itu, diketahui bahwa pada tiga tahun pertama, salju atau es yang meleleh sekitar 29 kilometer kubik per tahun secara rata-rata. Sedangkan tiga tahun berikutnya, jumlahnya meningkat hingga 92 kilometer kubik per tahun secara rata-rata.

Sepanjang enam tahun penuh, berdasarkan perhitungan peneliti, melelehnya salju dan es di Kutub Utara menambah tinggi air laut di permukaan Bumi sebesar 1 milimeter.

"Daerah ini (Artika atau Kutub Utara) adalah daerah yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya akan berkontribusi bagi kenaikan permukaan laut," kata Alex Gardner, kepala penelitian dari University of Michigan.

"Sekarang kita menyadari bahwa di luar Antartika atau Kutub Selatan dan Greenland ada wilayah yang juga memberikan kontribusi besar sepanjang tahun 2007 sampai 2009. Daerah ini sangat sensitif. Jika suhu terus meningkat, kita akan melihat bagian es yang besar akan meleleh," jelas dia.

Memang 99 persen wilayah es di Bumi ini berasal dari Antartika dan Greenland. Ukurannya yang besar membuat kedua wilayah tersebut cukup awet. Saat ini, masih tersisa setengah dari seluruh daratan yang dilapisi es sangat tebal.

RI Bertekad Rebut Rekor Dunia Angklung


Washington DC, ibu kota Amerika Serikat, akan menjadi saksi apakah Indonesia akan berhasil atau sebaliknya gagal dalam merebut rekor dunia untuk pertunjukan angklung dengan jumlah peserta terbanyak dari berbagai bangsa (multinasional).

Wartawan Antara dari New York, Sabtu (23/4/2011) melaporkan, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, menunjukkan bahwa upaya pemecahan rekor dunia "Guinness World Records" untuk pertunjukan seni angklung oleh peserta multibangsa itu akan dilakukan pada 9 Juli 2901 di National Mall, Washington DC.

National Mall adalah taman luas di pusat Kota Washington dan tempat beradanya Washington Monument yang lokasinya antara lain menghadap Capitol Hill (Gedung Kongres AS) serta berseberangan dengan Gedung Putih, yaitu kantor dan kediaman resmi Presiden AS.

National Mall kerap dijadikan tempat berkumpulnya ratusan, ribuan hingga jutaan orang yang menghadiri berbagai peristiwa, mulai dari pertunjukan seni, demonstrasi besar-besar, perayaan Hari Kemerdekaan AS hingga pelantikan Presidan AS, termasuk pelantikan Presiden Barack Obama pada 20 Januari 2009.

Upaya pembuatan rekor dunia permainan angklung tersebut merupakan salah satu cara terkini yang ditempuh KBRI Washington DC dalam mempromosikan Indonesia, termasuk dengan memanfaatkan pengakuan UNESCO November tahun lalu terhadap angklung Indonesia sebagai warisan budaya dunia.

Saat berbincang dengan Antara di New York usai meluncurkan Kompetisi Batik Amerika pertengahan pekan ini, Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal terlihat antusias saat berbicara soal tekad Indonesia membuat rekor dunia angklung tersebut. "Kita sudah kerja sama dengan Guinness World Records," katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini ribuan angklung sedang dibuat dan dipersiapkan di Indonesia di bawah dukungan Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM). "Saya sebaiknya tidak bicara tentang angka dulu, tapi ribuan angklung sebanyak target kita sedang dicetak di Jakarta," katanya ketika ditanya target jumlah peserta pembuat rekor.

Ribuan angklung tersebut akan dikirim ke Washington menjelang berlangsungnya upaya pemecahan rekor 9 Juli 2011. Antusiasme yang ditunjukkan Dino bukan berarti upaya pembuatan rekor itu bisa otomatis tercapai karena faktor kemungkinan gagal juga bisa muncul. "Kami (para peserta) hanya akan diberi kesempatan mencoba sebanyak tiga kali. Kalau sudah tiga kali gagal memainkan lagu, ya berarti gagal lah pembuatan rekor," ucapnya.

Para calon peserta yang akan mengikuti upaya pembuatan rekor, diharuskan mendaftarkan diri dulu melalui surat elektronik yang beralamat indofest2011@embassyofindonesia.org.

Pada 9 Juli nanti, setiap peserta yang masuk ke arena pembuatan rekor di National Mall akan diserahi sebuah angklung dan kehadiran mereka dihitung di bawah pengawasan pihak Guiness World Records. Setelah berkumpul di arena, para peserta selama 30 menit akan mendapat pelajaran memainkan lagu dengan angklung.

Mereka akan dipandu oleh konduktor dari Saung Angklung Mang Udjo yang berbasis di Bandung, Jawa Barat. "Setelah istirahat sebentar, barulah pementasan sebenarnya untuk membuat rekor dilakukan. Mereka bisa tiga kali coba memainkan lagu. Hanya satu lagu yang akan dimainkan, batasnya lima menit," papar Dino.

Dino mengakui bahwa saat ini aspek logistik merupakan tantangan terbesar dalam menempuh upaya pembuatan rekor jumlah pemain angklung terbanyak multibangsa. "Bagaimana kita menggiring ribuan orang dan dalam waktu yang singkat bisa mengkoordinir semua ini. Jadi tantangan yang paling besar logistik, apalagi tempat itu nanti akan macet luar biasa, itu (daerah sekitar National Mall) salah satu simpang yang paling sibuk di Amerika. Tapi kita sudah rapat dengan pemerintah setempat," ujarnya.

Selain hari penyelenggaraan pembuatan rekor, Dino mengatakan tanggal 9 Juli nanti juga akan menjadi Hari Indonesia. "Ke manapun kita melihat, nanti orang akan pakai udeng (ikat kepala khas Bali), sarung atau selendang. Jadi Indonesia akan di mana-mana, termasuk angklungnya," katanya.

Berkaitan dengan itu, ungkapnya, KBRI Washington telah memesan 2.000 udeng serta ribuan sarung dan selendang batik untuk dibagikan kepada para peserta pembuatan rekor angklung.

Mengapa dipilih tanggal 9 Juli? "Alasannya simple, karena hanya hari itulah yang dikasih oleh pemerintah setempat kepada kita. Tapi menurut saya bagus karena itu tak lama setelah 4th of July (Hari Kemerdekaan AS), masih ada suasana perayaan," ujar Dino.

Di Indonesia, rekor jumlah pemain angklung telah dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI), yaitu ketika 10.000 orang pada 27 Agustus 2007 memainkan angklung di kampus Universitas Padjadjaran dalam rangkaian Dies Natalis ke-50 universitas yang berada di Bandung itu.

Tuesday, 12 April 2011

50 Tahun Manusia ke Antariksa


Selasa 12 April 2011, 50 tahun sudah manusia menjalani misi penerbangan ke antariksa. Walaupun Indonesia belum pernah secara langsung terlibat dalam misi penerbangan antariksa berawak, namun prestasi ini pantas dirayakan masyarakat global, sekaligus motivasi untuk bangsa ini.

Adalah Yuri Gagarin, pria berkebangsaan Rusia (saat itu Uni Soviet) yang melakukan penerbangan pertama ke antariksa. Ia melakukannya dengan pesawat Vostok 1. Penerbangannya bertahan selama 108 menit disertai dengan beragam drama, mulai dari gangguan transmisi data, antena dan pemisahan modul.

Ada satu pertanyaan yang mengemuka kala itu. Apa dampak "kondisi tanpa berat" atau weightlessness pada manusia? "Ada kekhawatiran manusia akan kehilangan akal sehat di gravitasi nol, kehilangan kemampuan berpikir rasional," kata Oleg Ivanovsky, salah satu yang terlibat dalam konstruksi Vostok.

Penerbangan memang otomatis. Namun pertanyaannya, bagaimana jika weightlessness menyebabkan kegilaan dan astronotnya mengabaikan program yang telah dibuat. Solusinya, saat itu para insinyur yang terlibat membuat kode keamanan 3 digit. Astronot diwajibkan memasukkan kode untuk mendapat perintah.

Pada akhirnya, semuanya terbukti tak penting. Penerbangan pertama ke antariksa itu sukses. Yuri Gagarin yang melakukan penerbangan menjadi idola bahkan hingga 43 tahun setelah kematiannya akibat kecelakaan saat latihan. Ia juga menjadi model poster partai komunis Uni Soviet.

Semangat menerbangkan manusia pertama sendiri salah satunya muncul dari Sergei Koroloyov, desainer Vostok 1. Semangatnya berkobar setelah peluncuran satelit buatan manusia pertama, Sputnik, pada 4 Oktober 1957 sebagai bagian dari rangkaian Tahun Geofisika International.

Awalnya, misi penerbangan ke antariksa itu hanya didasari keinginan menambah keunggulan Uni soviet dalam perang dingin melawan AS. Namun, akhirnya percobaan terbang selama tahun 1960 dan ledakan launch pad yang menewaskan 126 orang, menyebabkan persoalan keselamatan lebih diutamakan.

Penerbangan pertama yang dilakukan Gagarin hanya terbatas pada orbit tunggal. Tapi, itu tak berarti hal mudah. Boris Chertok, desainer roket top saat itu mengatakan, "melihat standard modern kemampuan roket, kami tak punya optimisme untuk April 1961."

James Oberg, veteran NASA yang kini bekerja sebagai misi angkasa Rusia mengatakan, Korolyov dan stafnya telah berusaha maksimal sehingga penerbangan berjalan mulus. "saya tak melihat adanya cara berbahaya yang diaplikasikan pada Vostok," katanya.

Di luar masalah teknis dan resiko, persaingan untuk menjadi kosmonot pertama yang terbang di antariksa berlangsung ketat. Ada 20 calon kosmonot dan Gagarin adalah favoritnya. Putusan kosmonot yang berangkat baru diberitahukan 3 hari sebelum peluncuran dari kosmodrom Baikonur, Kazahkstan.

Ada momen emosional setelah Gagarin terpilih. Menyadari resiko kegagalan misi, Gagarin menulis surat pada istrinya, Valentina Gagarina. Ia meminta istrinya untuk membesarkan anaknya bukan sebagai putri, tetapi sebagai manusia yang sebenarnya. Ia juga membebaskan istrinya untuk menikah lagi.

"Suratku mungkin terlihat seperti permintaan yang terakhir. Tapi aku tak berpikir begitu. Aku berharap kau tidak pernah melihat surat ini. Dan aku akan sangat malu mendapati momen dimana aku tampak sangat lemah," tulis Gagarin dalam suratnya.

Pada malam sebelum penerbangan, Gagarin dan rekannya, German Titov, tidur lebih awal. Keduanya terbangun pada pukul 5.30 pagi. Gagarin kemudian masuk dalam pesawat antariksa hingga akhirnya meluncur pada pukul 9.07 pagi. "Poyekhali" (kita meluncur sekarang), itulah kata yang terucap sebelum peluncuran.

Segera setelah peluncuran, para insinyur segera mendapat sentakan dengan sinyal gangguan pada booster. Ketegangan sedikit reda setelah adanya laporan Gagarin dari orbit. Tapi, beberapa saat kemudian muncul masalah pada antena yang tak berfungsi sehingga meningkatkan kekhawatiran.

Masalah retrorocket kembali muncul setelahnya. Namun, akhirnya Gagarin kembali dengan selamat dan mendarat di dekat Sungai Volga, 720 kilometer tenggara Moskow. Di sana, ia disambut oleh istri warga sekitar dan cucunya yang sempat mengira Gagarin mata-mata AS.

Setelah penerbangan itu. Gagarin menerima banyak kejutan. Ia dipromosikan hingga 2 level lebih tinggi, menjadi mayor. Pada tanggal 14 April 1961, ia diterbangkan ke Moskow dan bertemua pemimpin Uni Soviet, Nikita Khrushchev. Dikatakan, suasananya mirip hari valentine.

Mendengar kesuksesan Rusia, AS pun panas. 5 Mei 1961, astronot AS Alan Shepard menjadi orang kedua yang terbang ke anatariksa tapi hanya selama 15 menit. Setelahnya, presiden AS saat itu John F Kennedy merencanakan penerbangan ke Bulan dan akhirnya tercapai 20 Juli 1969.

Ada satu fakta tentang penerbangan ini yang dijaga Uni Soviet selama berpuluh tahun. Gagarin tidak mendarat dengan pesawat, melainkan dengan parasit. Hal tersebut dilakukan untuk pertimbangan keselamatan. Sistem soft landing saat itu belum mendukung.

Terlepas dari hal itu, penerbangan Gagarin telah menjadi awal bagi misi penerbangan antariksa. Penerbangan dengan Vostok 1 disusul oleh penerbangan AS dan Rusia lain, seperti Mercury, Apollo, Soyuz dan Discovery. Sejauh ini, AS, Rusia dan Cina adalah sebagai 3 negara pertama yang melakukan misi antariksa.

Saat ini, beragam misi antariksa dirancang. AS misalnya, merancang misi menuju Asteroid dan Mars. Sementara Rusia baru saja melakukan peluncuran Soyuz ke ISS 5 April 2011 lalu. Misi antariksa kini berkembang pesat dan bahkan telah dirancang wisata ke antariksa.

Tahun 2500 Bumi Tak Layak Huni


Pemanasan global, selain menyebabkan perubahan iklim, juga menaikkan suhu bumi rata-rata 0,2 derajat celsius per 10 tahun atau 2 derajat celsius dalam 100 tahun. Kenaikan suhu sebesar itu menyebabkan kenaikan permukaan air laut setinggi 20 sentimeter. Demikian diungkap Kepala Pusat Studi Energi (PSE) UGM, Prof Dr Jumina, di kantor PSE UGM, Sekip Yogyakarta, Senin (11/4/2011).

Lebih lanjut, Jumina mengatakan, tanpa ada upaya serius dan sistematis untuk mengurangi emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO2) ke atmosfer bumi, suhu rata-rata permukaan bumi yang pada tahun 2010 berada pada kisaran 14,6 derajat celsius akan naik menjadi sekitar 25 derajat celsius pada tahun 2500.

"Artinya, bumi tak akan lagi menjadi tempat hunian yang nyaman bagi manusia, hewan, maupun tumbuhan. Bahkan sangat mungkin manusia tak akan dapat bertahan hidup pada kondisi seperti itu," tutur Jumina.

Terjadinya peningkatan emisi CO2 secara terus-menerus itulah yang menyebabkan para pakar lingkungan merasa sangat prihatin. Usaha untuk mengurangi emisi CO2 pun dilakukan, antara lain melalui penandatanganan Protokol Kyoto pada 1999. Sayang, Amerika Serikat sebagai penyumbang emisi CO2 terbesar kedua di dunia hingga saat ini belum bersedia menandatangani protokol tersebut.

"Begitu pula China yang merupakan penghasil emisi CO2 terbesar di dunia," ungkapnya kemudian.

Data menunjukkan, sumbangan sektor energi terhadap emisi CO2 dan fenomena pemanasan global sangat besar. Dengan demikian, demi mengurangi tingkat emisi CO2 domestik dan menekan laju terjadinya pemanasan global, maka penerapan konsep energi bersih sangat diperlukan. "Energi bersih bisa diartikan sebagai energi ramah lingkungan, atau energi yang tidak menimbulkan pencemaran lingkungan," jelas Jumina.

Bila Indonesia dapat menerapkan konsep energi bersih, maka sistem energi yang dibangun bukan hanya menghasilkan ketahanan energi dalam arti terjadi keseimbangan antara kebutuhan dan pasokan energi nasional, tapi juga dapat mewujudkan terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman, dan lestari. "Sehingga sistem energi yang diterapkan akan bervisi jauh ke depan tanpa harus merampas hak dasar generasi penerus," kata Jumina.

Kenyataan, pengembangan teknologi energi bersih dan ramah lingkungan di Indonesia belum memuaskan. Keterbatasan kemampuan SDM merupakan faktor utama. Untuk itu, PSE UGM bekerja sama dengan Sekolah Pascasarjana UGM menggelar seminar sehari "Pengembangan Sumberdaya Manusia Bidang Energi Bersih Menuju Ketahanan Energi Nasional", di gedung Pascasarjana UGM, Selasa (12/4/2011).

Seminar menampilkan beberapa narasumber, antara lain anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Dr Ir Tumiran MEng; Direktur Energi, Telekomunikasi, dan Informatika Bappenas Ir Jadhie J Ardajat MSi; Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Dr Ing Evita Legowo; Direktur Energi Primer PLN Ir Nur Pamudji MEng; Kepala Badan Pengkajian Iklim dan Mutu Industri Kementerian Perindustrian Ir Arryanto Sagala; serta Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Ir Luluk Sumiarso MSc.

Hutan Bakau Simpan Lebih Banyak Karbon


Hutan bakau ternyata menyimpan lebih banyak karbon dibanding kebanyakan hutan hujan tropis. Hal tersebut terungkap dalam hasil penelitian Center for International Forestry Research (CIFOR) dan USDA Forest Service.

Penemuan ini menggarisbawahi pentingnya pelestarian hutan bakau sebagai langkah mengatasi perubahan iklim. Selama ini, hutan bakau di kawasan pesisir selama ini dirusak dalam kecepatan signifikan, berkontribusi pada emisi gas rumah kaca.

Daniel Murdiyarso, ilmuwan senior CIFOR mengatakan, "Hutan bakau dihancurkan sangat cepat. Ini perlu dihentikan. Penelitian kami menunjukkan bahwa hutan bakau memainkan peranan penting dalam mitigasi melawan perubahan iklim."

Dalam studi yang dipublikasikan di Nature GeoSceince 3 April lalu itu, ilmuwan menghitung jumlah simpanan karbon di hutan bakau di sepanjang wilayah Indo-Pacific. Sejauh ini, belum ada studi serupa yang mengcover wilayah yang luas.

Dari hasil riset, terlihat bahwa perusakan dan degradasi hutan mangrove bisa menghasilkan setidaknya 10 persen dari emisi perusakan hutan global meskipun hanya terhitung 0,7 persen dari area hutan hujan tropis.

Kebanyakan karbon disimpan di dasar hutan mangrove dan bisa terlihat di permukaan tanah dan air. Mangrove sendiri diketahui terdapat di pantai tepi samudera, tersebar di 118 negara.

Perusakan hutan dan alih fungsi lahan berkontribusi sebanyak 8-20 persen dari total emisi karbon, kedua setelah penggunaan bahan bakar fosil. Inisiatif international REDD+ dipertimbangkan sebagai cara paling efektif menahan laju perubahan iklim.
http://sains.kompas.com

Monday, 4 April 2011

Manfaat Buah Alpukat


Alpukat atau avokad berasal dari bahasa Aztek yaitu ahuacatl. Buah ini memang berasal dari daerah tempat suku Aztek berasal yaitu di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Awalnya buah ini mulai diperkenalkan oleh Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol, pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan coklat, jagung dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah alpukat atau avokad mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.
Manfaat Alpukat
Hampir setiap bagian dari pohon alpukat memiliki manfaat. Kayu pohon alpukat bermanfaat sebagai bahan bakar. Biji dan daunnya dapat digunakan dalam industri pakaian. Kulit pohonnya dapat digunakan untuk pewarna coklat pada produk yang terbuat dari kulit.

Dalam bidang kecantikan, buah alpukat juga sering digunakan sebagai masker wajah. Buah ini dianggap mampu membuat kulit lebih kencang. Buah alpukat juga bermanfaat untuk perawatan rambut misalnya sewaktu melakukan creambath.

Selain itu, sebagai buah, alpukat juga tentu bisa dinikmati sebagai hidangan yang lezat. Berbagai hidangan disajikan dengan menambah alpukat sebagai bagian dari hidangan tersebut.

Zat Kaya Manfaat dalam Alpukat
Alpukat atau avokad memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Alpukat atau avokad setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (atau dikenal sebagai vitamin B2), niasin (atau dikenal sebagai vitamin B3), potasium (atau lebih dikenal sebagai kalium), dan vitamin C.

Selain itu alpukat mengandung lemak yang cukup tinggi. Namun jangan takut karena lemak pada alpukat mirip dengan lemak pada minyak zaitun yang sangat sehat. Lemak yang dikandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh. Lemak pada alpukat juga digunakan dalam pembuatan sabun dan kosmetik.

Berikut ini penjelasan beberapa zat dalam alpukat atau avokad yang bermanfaat bagi tubuh kita:

Vitamin E dan vitamin A
Vitamin E dikenal sebagai vitamin yang berguna untuk menghaluskan kulit. Campuran vitamin E dan vitamin A sangat berguna dalam perawatan kulit. Kombinasi vitamin E dan vitamin A membuat kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut, membuat kulit terlihat muda dan segar.
Potasium atau Kalium
Potasium (dikenal juga sebagai kalium) yang ada dalam alpukat dapat mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan darah.
Lemak tak jenuh
Dalam alpukat ada lemak nabati yang tinggi yang tak jenuh. Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah (LDL), yang berarti dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mudah dicerna tubuh sehingga dapat memberikan hasil maksimal pada tubuh. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mengandung zat anti bakteri dan anti jamur.
Asam oleat
Asam oleat merupakan antioksidan yang sangat kuat yang dapat menangkap radikal bebas dalam tubuh akibat polusi. Radikal bebas dalam tubuh akan menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan.
Vitamin B6
Vitamin ini berkhasiat untuk meredakan sidrom pra-haid atau pra-menstruasi (PMS) yang umumnya diderita wanita setiap bulan.
Zat Besi dan Tembaga
Zat ini diperlukan dalam proses regenerasi darah sehingga mencegah penyakit anemia.
Mineral Mangaan dan Seng
Unsur ini bermanfaat untuk meredakan teka

N-250 "Gatotkaca" Made In Indonesia


Pesawat N-250 adalah pesawat regional komuter turboprop rancangan asli IPTN (Sekarang PT Dirgantara Indonesia,PT DI, Indonesian Aerospace), Indonesia. Menggunakan kode N yang berarti Nusantara menunjukkan bahwa desain, produksi dan perhitungannya dikerjakan di Indonesia atau bahkan Nurtanio, yang merupakan pendiri dan perintis industri penerbangan di Indonesia. berbeda dengan pesawat sebelumnya seperti CN-235 dimana kode CN menunjukkan CASA-Nusantara atau CASA-Nurtanio, yang berarti pesawat itu dikerjakan secara patungan antara perusahaan CASA Spanyol dengan IPTN. Pesawat ini diberi nama gatotkoco (Gatotkaca).
Pesawat ini merupakan primadona IPTN dalam usaha merebut pasar di kelas 50-70 penumpang dengan keunggulan yang dimiliki di kelasnya (saat diluncurkan pada tahun 1995). Menjadi bintang pameran pada saat Indonesian Air Show 1996 di Cengkareng. Namun akhirnya pesawat ini dihentikan produksinya setelah krisis ekonomi 1997. Rencananya program N-250 akan dibangun kembali oleh B.J. Habibie setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan perubahan di Indonesia yang dianggap demokratis. Namun untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan daya saing harga di pasar internasional, beberapa performa yang dimilikinya dikurangi seperti penurunan kapasitas mesin,dan direncanakan dihilangkannya Sistem fly-by wire.
Pertimbangan B.J. Habibie untuk memproduksi pesawat itu (sekalipun sekarang dia bukan direktur IPTN) adalah diantaranya karena salah satu pesawat saingannya Fokker F-50 sudah tidak diproduksi lagi sejak keluaran perdananya 1985, karena perusahaan industrinya, Fokker Aviation di Belanda dinyatakan gulung tikar pada tahun 1996.
Performa Pesawat
Pesawat ini menggunakan mesin turboprop 2439 KW dari Allison AE 2100 C buatan perusahaan Allison. Pesawat berbaling baling 6 bilah ini mampu terbang dengan kecepatan maksimal 610 km/jam (330 mil/jam) dan kecepatan ekonomis 555 km/jam yang merupakan kecepatan tertinggi di kelas turprop 50 penumpang. Ketinggian operasi 25.000 kaki (7620 meter) dengan daya jelajah 1480 km. (Pada pesawat baru, kapasitas mesin akan diturunkan yang akan menurunkan performa).
Berat dan Dimensi
Rentang Sayap : 28 meter
Panjang badan pesawat : 26,30 meter
Tinggi : 8,37 meter
Berat kosong : 13.665 kg
Berat maksimum saat take-off (lepas landas) : 22.000 kg
(Meski mesin N 250 diturunkan kemampuannya, dimensi tidak akan diubah)
Sejarah
Rencana pengembangan N-250 pertama kali diungkap PT IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia, Indonesian Aerospace) pada Paris Air Show 1989. Pembuatan prototipe pesawat ini dengan teknologi fly by wire pertama di dunia dimulai pada tahun 1992. Pesawat pertama (PA 1, 50 penumpang) terbang selama 55 menit pada tanggal 10 Agustus 1995. Sedangkan PA2 (N250-100,68 penumpang) sedang dalam proses pembuatan.
Saingan pesawat ini adalah ATR 42-500, Fokker F-50 dan Dash 8-300.

Thursday, 31 March 2011

Fitri 'SpiderKid' Bisa Saingi Alain Robert 'Spiderman'


Jakarta - Fitri (9) dinilai punya kemampuan fisik dan kinestis yang bagus. Jika diarahkan dan dibina dengan benar, bukan tidak mungkin 'Spiderkid dari Ciputat' ini mengikuti jejak Alain Robert, 'Spiderman' dari Perancis yang hobi menaklukkan gedung-gedung tinggi dunia.

Lihat videonya disini

"Bisa saja itu. Mungkin Fitri memang sudah punya bakat panjat memanjat," ujar psikolog Liza Marielly Djaprie saat dihubungi detikcom, Rabu (31/3/2011) malam.

Liza menjelaskan memanjat bukanlah kebiasaan gadis cilik. Karena itu, Fitri dinilai memang sudah memiliki bakat.

"Memang sudah bakat alam. Misalnya jiwanya sudah tomboy, biasanya kan gadis kecil girly.

Bisa diarahkan ke wall climbing, atau yang lain. Anak seumur itu kan mudah belajar," terang Liza.

Namun sebelum dibina untuk menjadi atlet panjat tebing, Liza menilai kondisi psikis Fitri harus direhabilitasi dulu. Perlu waktu mengubah pemikiran memanjat sebagai pelarian, dengan memanjat untuk menghasilkan prestasi.

"Jangan hanya dilepas begitu saja ke Komnas Perlindungan Anak. Orang tuanya harus mendampingi. Seperti di sekolah, kita tidak bisa hanya menyerahkan anak pada sekolah. Perlu kerjasama dari berbagai pihak," terang Liza.

Sebelumnya, Kak Seto pun menilai Fitri cerdas dan sangat aktif. Kinestetiknya pun sangat unggul.

"Karena dia sangat aktif dan secara kinestetik sangat unggul, maka dia memanjat apa pun baik pohon, tower atau genteng," kata Kak Seto di Mapolsek Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (31/3/2011).

Selama berinteraksi dengan Fitri, diagnosa sementara Kak Seto adalah dia mengidap autis dan aspergis.

"Setelah saya lihat, Fitri harus diterapi. Kemungkinannya antara autis atau asperger. Ada beberapa gejala, emosi labil, dan tidak punya rasa takut sama sekali. Dia kena pola yang berulang-ulang contohnya memutar-mutar badannya," kata Seto Mulyadi.

Pada Selasa-Rabu (29-30/3), Fitri telah tiga kali memanjat tower. Pada Selasa , dia dua kali memanjat tower BTS yang sama, yang berada di dekat Polsek Ciputat. Hari Rabu, sekitar pukul 16.00 WIB, Fitri baru saja dievakuasi dari tower yang sama, yang berlokasi di Jl Suka Damai, Ciputat. Fitri berada di atas tower selama kurang lebih satu jam.

Sehari-hari, Fitri terlihat tomboy dan gemar sekali memanjat. Atap-atap rumah tetangganya di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, dijadikan wahana panjat. Orangtua Fitri mengaku tidak sanggup lagi mengurus Fitri sehingga berniat membawanya ke Dinas Sosial Tangerang Selatan. Sedang Fitri mengaku sering digebuki ayahnya.
detiknews.com

Wednesday, 30 March 2011

Warisan Budaya Batik di Museum Batik Yogkakarta


BATIK yang telah disetujui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda asli Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Beberapa orang sudah mengabadikan hidup mereka untuk melestarikan warisan budaya ini dan salah satunya adalah Hadi Nugroho mendirikan museum batik Yogyakarta sekaligus pemilik museum ini. Museum ini didirikan pada tanggal 12 Mei 1977 di Jl. Dr. Sutomo No. 13 A Yogyakarta. Museum ini mendiami area seluas 400 m2 dan sekaligus dijadikan tempat tinggal pemiliknya.

Koleksi batik museum ini lebih dari 1.200 yang terdiri dari 500 lembar kain batik tulis, 560 batik cap, 124 canting (alat pembatik), dan 35 wajan serta bahan pewarna, termasuk malam dan koleksi tertuanya adalah batik karya tahun 1840.

Batik-batik di museum ini berasal dari berbagai macam batik seperti batik gaya Yogyakarta, Solo, Pekalongan, dan gaya tradisional lainnya dalam bentuk kain panjang, sarung, dan sebagainya. Motifnya kebanyakan berupa motif pesisiran, pinggiran, terang bulan, dan motif esuk-sore.

Koleksi lainnya antara lain hasil karya dari pemiliknya sendiri seperti gambar presiden pertama RI Soekarno, mantan Presiden Soeharto, Megawati Soekarnoputri, Hamengkubuwono IX, potret wajah pahlawan Imam Bonjol dan Pangeran Diponegoro dan sulaman wajah Paus Yohanes Paulus II dan Bunda Teresa.

Museum ini pernah mendapatkan MURI atas karya Sulaman terbesarnya, yaitu kain batik berukuran 90 x 400 cm² dan setahun kemudian dianugerahi piagam penghargaan dari lembaga yang sama sebagai pemrakarsa berdirinya Museum.
http://travel.okezone.com

Kota Gede, Gudangnya Kerajinan Perak


KOTA Gede adalah daerah dimana Panembahan Senopati, pendiri kerajaan Mataram baru mendirikan istananya pada tahun 1575. Penguasa kerajaan Mataram baru merupakan keturunan langsung dari penguasa Mataram kuno yang membangun Borobudur dan Candi Prambanan.

Pada tahun 1680 Kota Gede direbut oleh pasukan dari Madura, dan kemudian istana Mataram dipindahkan ke timur, pertama ke Kartasura, lalu ke tepi sungai Solo, di Surakarta (Solo).

Pada saat ini, Kota Gede merupakan daerah di pinggiran kota Yogyakarta. Kota ini terdiri dari jalan-jalan sempit, dengan toko-toko perak tradisional dan rumah berubin mosaik berjajar di tepi jalan, dahulu rumah-rumah ini merupakan rumah para bangsawan dan pedagang kerajaan.

Kota Gede adalah tempat yang tepat untuk berjalan-jalan santai. Bagi mereka yang ingin berbelanja, berkunjung ke sini untuk sekedar melihat-lihat atau mungkin membeli beberapa kerajinan perak buatan tangan merupakan kegiatan yang menarik.

Anda juga bisa berkeliling di sekitar bangunan kuno yang merupakan rumah pedagang Arab dan Belanda. Carilah informasi apakah Anda bisa mengunjungi salah satu rumah-rumah kuno ini dan merasakan hidup di masa lalu.

Kawasan ini sekarang terkenal sebagai pusat industri perak di Yogya. Ada sejumlah workshop dimana pengunjung dapat berhenti dan menonton bagaimana perak dibentuk menjadi barang-barang yang unik dan indah.

Perak Yogya memiliki ciri khas yang unik yaitu berbentuk relief dengan warna hitam dan putih yang kontras. Kota Gede menghasilkan kerajinan perak yang indah seperti gelang, kalung, cincin, bros dan kerajinan lainya.

Pemakaman anggota kerajaan di Kota Gede, adalah sebuah situs kuno yang mencerminkan kemegahan warisan budaya daerah tersebut. Untuk masuk ke dalam komplek pemakaman ini, Anda harus memakai pakaian Jawa yang dapat disewa di pos pendaftaran.

Karena di pemakaman tersebut terdapat makam raja-raja Mataram yang dianggap suci. Peziarah dari seluruh daerah di Jawa masih datang ke sini untuk memberikan penghormatan, memberikan sesajen dan meminta berkah.
http://travel.okezone.com

Munir Menjadi Nama Jalan di Belanda


DEN HAAG, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Kota Den Haag, Belanda menjanjikan kepada istri Munir, Suciwati, untuk menamai sebuah jalan di kota itu dengan nama Munirstraat atau Jalan Munir.

Radio Nederland, Selasa (29/3/2011), melaporkan pemerintah kota Den Haag menyampaikan janji tersebut dalam sebuah pertemuan dengan, Suciwati, pekan lalu, sebagai penghormatan terhadap Munir. Jika janji itu terwujud, maka itu merupakan kehormatan keempat bagi warga Indonesia. Sebelumnya sudah tiga pejuang Indonesia, yaitu Irawan Sujono di Amsterdam, Mohammad Hatta dan Raden Ajeng Kartini di Haarlem, menjadi nama jalan di Belanda.

Bagi Suciwati, penghormatan itu merupakan hadiah ulang tahun mengejutkan, yang dirayakannya Senin malam bersama teman-temannya di Amsterdam. "Teman-teman, tolong tagih janji Den Haag itu ya," kata Suciwati sebagaimana dikutip radio itu.

Masih menurut Radio Nederland, belum lama ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin menemui Suciwati dan teman-temannya yang tergabung dalam Aksi Diam "Kemisan" yang ke-200 di muka Istana Merdeka, untuk meminta maaf dan menawarkan perbaikan. Namun para pengunjuk rasa pelanggaran HAM tersebut menolak karena mereka menuntut lebih dari itu, yakni kebenaran dan keadilan.

Suciwati Munir berada di Belada atas undangan Festival Film Movies That Matter. Di Den Haag ia juga menemui anggota fraksi partai sosial-demokrat PvdA Patty Meijer.
http://internasional.kompas.com

Tuesday, 29 March 2011

9 Tari Bali untuk Warisan Dunia


Bali memiliki ribuan Tari Bali. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mengusulkan Tari Tradisi Bali ke UNESCO yang terdiri dari 9 tari Bali dari 9 kabupaten di Bali. I Wayan Dibia dari Komunitas Tari Bali mengatakan pemilihan 9 tari ini berdasarkan apa yang menjadi keunikan dari setiap kabupaten di Bali. Ia menjadi salah satu yang berada di balik tim penyusunan berkas nominasi Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
"Kita identifikasi masing-masing daerah yang sembilan itu, yang jadi unggulan mereka. Setelah kita lihat ada misalnya keunggulan yang sama. Ada yang mengunggulkan tari topeng di dua kabupaten, kita pilih satu. Jadi, kita pilih karena unggul dan masih merupakan ciri khas dari daerah itu," jelas Dibia kepada Kompas.com pada saat penandatangan berkas nominasi warisan budaya takbenda UNESCO, di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin (28/3/2011). Dibia memberi contoh seperti Gambuh ada di Gianyar dan Denpasar. Tetapi akhirnya dipilih Gambuh asal Gianyar.

"Kita pilih Gianyar karena kebetulan seka yang masih aktif itu di Gianyar," ungkapnya. Seka merupakan organisasi khas Bali. Sementara itu, Dibia menjelaskan Wayang Wong dipilih dari daerah Buleleng karena di daerah lain kesenian ini sudah mulai redup.

"Di buleleng masih kuat dan betul-betul masih tradisional," katanya. Ia menambahkan banyak seka kesenian yang mendapat kunjungan wisatawan asing maupun domestik. Mereka umumnya melakukan pertunjukan di pura dan juga pertunjukan turistik. Misalnya, Gambuh di Gianyar biasa melakukan pertunjukan untuk wisatawan dua kali dalam sebulan.

Menbudpar Jero Wacik sebelumnya menjelaskan untuk pendaftaran sembilan tari Bali saja melibatkan sembilan kabupaten. Jadi, setiap kabupaten dipilih satu tarian. Ia menuturkan sulit untuk mendaftarkan semua budaya yang ada di Indonesia. Jika semua didaftarkan, lanjutnya, harus mengeluarkan ratusan milyar rupiah. Selain itu, pihak UNESCO juga membatasi nominasi setiap negara.

Tari Tradisi Bali dinominasikan dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda (Representative List of Intangible Cultural Heritage). Noken atau kerajinan tangan masyarakat Papua sebagai nominasi Daftar yang Membutuhkan Perlindungan Mendesak (Urgent Safeguarding of Intangible Cultural Heritage). Sedangkan, TMII sebagai nominasi Penciptaan Ruang Budaya untuk Pelindungan, Pengembangan, dan Pendidikan Warisan Budaya (Best Practices of Intangible Cultural Heritage).

"Nominasi ini akan menjadi stimulasi positif untuk komunitas tari bali, terutama yang masih aktif," kata Dibia.

Hebat! Indonesia Jadi Tim Penilai UNESCO


Sebagai tuan rumah sidang keenam Inter Governmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage UNESCO (IGC-ICH UNESCO) atau Komite Antar-Pemerintah tentang Perlindungan Warisan Budaya Takbenda UNESCO yang akan berlangsung di Bali pada November 2011, posisi Indonesia semakin penting yakni sebagai tim penilai UNESCO yang akan menilai usulan nominasi mata budaya takbenda dari 142 negara anggota untuk disertifikasi.

"Ketika kita mengajukan batik dan angklung ke UNESCO ada tim penilainya dan Indonesia hanya bisa menunggu hasilnya. Tapi sekarang Indonesia masuk tim penilai. Kita ikut getok palu untuk memutuskan, "kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir. Jero Wacik, SE kepada wartawan seusai menandatangani usulan nominasi karya budaya Indonesia (tari tradisional Bali, noken kerajinan tangan dari Papua, dan Taman Mini Indonesia Indah/TMII) ke UNESCO di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Senin (28/3).

Menurut Menbudpar Jero Wacik selain sebagai tuan rumah Inter Governmental Committee dan ketua penyelenggara, Indonesia menjadi anggota komite subsidiary body dan consultative body, "Sehingga dalam sidang Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Bali mendatang saya juga akan ikut mengetuk palu dalam menentukan mata budaya mana yang diakui secara internasional oleh UNESCO," kata Menbudpar.

Indonesia telah mendaftarkan beberapa mata budaya ke UNESCO antara lain The Cultural Landscape of Bali Province (Pura Taman Ayun, Situs-situs DAS Pakerisan, dan Sawah Terasering Jatiluwih) dan tari Saman Aceh yang oleh UNESCO telah ditetapkan dalam kategori Daftar Perlindungan Mendesak (Urgent Safeguarding List) dan tinggal menunggu keputusan sidang UNESCO di Bali pada November 2011.
http://oase.kompas.com