Monday, 5 October 2015

Bis PATAS Yogyakarta - Purwokerto/ Cilacap

Jalur Bis untuk Tujuan Yogyakarta - Purwokerto/ Cilacap tidak hanya dilalui Bis Ekonomi/ Bumel. Paling Tidak ada 4 Bis PATAS yang Rutin melalui Jalur ini.

1. EFISIENSI
Armada Purwokerto-Jogja

Armada Purbalingga-Jogja

Armada Cilacap-Jogja
Membuka Jalur khusus PATAS sejak Tahun 2003, Pengalaman Pertama saya memakai Bis ini saat masih menggunakan Body Galaxy Coach. Tarif (bulan Oktober 2015) Jauh dekatnya sama yaitu Rp. 60.000,- Khusus yang naik dari Rest Area Kebumen sebesar Rp. 50.000,-
Yang Spesial dari Efisiensi adalah setiap tahun Armadanya Selalu Baru. Armada yang ada saat ini menggunakan Body Jetbus 3+ Setra Adi Putro

2. PO. RIYAN Transport

Selama ini Bis Riyan dikenal melayani Pariwisata, sejak beberapa tahun terakhir mulai melayani Jalur PATAS Cilacap-Jogja dengan 4 Armada dengan Tarif sama dengan Efisiensi, Jauh dekat Cilacap-Jogja Rp. 60.000 Sedangkan Cilacap-Solo Rp. 80.000

Tiga Armada yang berangkat pertama langsung ke solo, sedangkan armada terakhir hanya sampai jogja.

Jadwal Riyan Transport Cilacap-Jogja-Solo:
cilacap : 00.50 – 01.50 – 04.50 – 14.45
Solo: 09.00 - 11.00 - 13.30
jogja : 11.00 - 13.30- 17.00 – 22.00 “


Armadanya menggunakan Body Jetbus&Jetbus2 Adiputro


3. EKA CEPAT
Tarif EKA CEPAT

Armada EKA Cepat

Hadir Sebagai Pendatang Baru Untuk Jalur Jogja-Purwokerto/ Cilacap menjelang Lebaran Tahun 2015, dengan Ciri Bis Khas Patas Jawa Timuran yg dikaca tertulis CEPAT. Yang menjadi pembeda lain adalah Trayek Bis yang tidak hanya sampai Jogja tetapi sampai Surabaya serta tarif Per-Kota.
Armada Khusus Purwokerto/ Cilacap - Surabaya menggunakan Body Grand Tourismo Morodadi Prima
Dari Purwokerto 4x pemberangkatan:
7.30, 15.00, 16.45 dan terakhir pemberangkatan dari bobot sari jam 18.30
Cilacap masing-masing 3x Pemberangkatan
Pengalaman menggunakan Armada ini dari Terminal Purworejo Jam 12.23 sampai di Terminal Giwangan Jam 13.40 WIB.

Tarif Terminal Purworejo-Jogja Rp. 20.000


Sayangnya Belum ada Armada yang dari Jogja ke Cilacap/ Purwokerto yang berangkat Siang Hari, rata-rata baru masuk terminal Giwangan pada Sore hari setelah Maghrib.

4. SUGENG RAHAYU
Jadwal Sugeng Rahayu CEPAT


Membuka Trayek Purwokerto/ Cilacap-Surabaya Hampir Berbarengan dengan Bis EKA CEPAT, Dua Perusahaan Otobus ini seperti Alfamart dan Indomaret, tarifnya-pun boleh dikatakan sama dengan menggunakan tarif antar kota. Dengan Cirikas Merah pada Warna Cat Armada Cepatnya, 
Dengan menggunakan Body Karoseri yang berbeda dengan Bis yang di atasnya yaitu Legacy dari Laksana dengan Kelebihan ada Fasilitas Toilet pada Armadanya. Serta ada Agen di Setiap Kota atau bisa nyegat dari pinggir Jalan. 
Pengalaman menggunakan Armada ini ke Arah Barat, Jadwal Masuk Terminal Giwangan Jam 17.10 WIB. Saya Menunggu di Sedayu, baru Masuk Jam 17.40 yang menjadi Fantastis sampai Kutoarjo jam 18.43 itupun saat diperjalanan masih menaikkan penumpang.
Sama dengan Bis Eka, Ke Arah Barat dari Jogja ke Cilacap/ Purwokerto tidak ada yang Siang. Pertama kali Masuk Jogja Jam 17.30 WIB.
Tarif Kutoarjo/ Purworejo - Jogja Rp. 20.000







Puter Balik Kutoarjo-Bogor dengan Sinar Jaya #2

Setelah Sampai Cibinong dan cukup beristirahat (Tanggal 2 Juli 2015), nggak tau kemana di ajak adik jalan-jalan. Namun sebelumnya saya sempatkan cari Tiket balik sore harinya. Di sebelah Barat Pasar Cibinong ada Agen Sinar Jaya. Saya pakai Sinar Jaya harapannya dapat tiket dengan harga murah.
Sampai di Agen saya kaget kalau ternyata harga tiketnya lebih mahal dari pada yang ke arah barat. Untuk Tujuan Cibinong - Purworejo Rp.113.000,- Sedangkan Cibinong Purwokerto Rp. 103.000,-
Karena Perjalanan ini hanya untuk refresing akhirnya saya ambil yang Tujuan Purwokerto. Dengan Harapan, nanti kalau sudah sampai Purwokerto bisa nyambung Bis Eka Cepat yang baru pertama nge-line Purwokerto - Surabaya. atau Pakai Efisiensi.
Sore harinya Sampai di Agen jam 5 sore. Sudah ada Bis yang Standby dipinggir jalan. Ternyata pemberangkatannya sekalian setelah buka puasa, kebetulan juga bisa bukapuasa. Ternyata Bisnya di jadikan satu dengan yang ke arah Wonosobo dan ke Jogja dengan nomor Body 45RB, karena yang ke arah jogja tidak jalan. sehingga nantinya penumpang yang ke arah Purworejo/ jogja dioper waktu sampai prupuk.
Jam setengah 7 berangkat dengan belasan penumpang, tempat duduk bebas karena banyak kursi yang kosong. Perjalanan biasa saja, hanya berhenti di Rest area Tol untuk Ceking.
Saya kira pemberhentian selanjutnya di Rumah Makan yang ada di indramayu, ternyata setelah beroperasinya TOL Cipali pemberhentiannya di alihkan ke taman selera Cikamurang Subang, Rumah Makan yang sama dengan yang ada di Indramayu. Sampai di Rumah Makan ini Jam 21.21 WIB.



Harga Makanan di sini Cukup Fantastis bagi saya, Rp. 28.000 untuk Satu Porsinya. Ada beberapa pilihan menu yang lain juga.
Setelah dari Rm di Cikamurang, perjalanan cukup santai dan berharap sampai Purwokerto tidak kepagian. Karena Ternyata Bis EKA baru berangkat jam Setengah 10 pagi, sedangkan Efisiensi berangkat PErtama Jam 05.00.
Sampai di RM Prupuk Masih Jam 2 PAgi, Akhirnya saya Alihkan Tujuan saya yang tadinya Turun di Purwokerto jadi turun di kutoarjo. Bersama beberapa Penumpang dengan tujuan kebumen/ purworejo/ jogja saya dialihkan ke Bis yang lain. Ada kru dari Bis itu yang mengarahkan, sampai di atas Bis kami masih ditarik uang Rp. 20.000. Entah uang untuk apa, tapi yang jelas Bisnya dg Kursi 2-2 kmungkinan dengan Nomor Body seri RA. Akhirnya sampai Tujuan Jam 6 pagi.

Puter Balik Kutoarjo-Bogor dengan Sinar Jaya #1

Pada Bulan Puasa Kemarin tepatnya tanggal 1 juli 2015 nggak menghalangi untuk melakukan perjalanan Jarak jauh. Awalnya berniat mau ke Surabaya, tapi berhubung adik ada di Bogor niat itu saya alihkan. Niatnya penngin ngrasaiin arus mudik, padahal orang-orang waktu itu sudah banyak yang balik tapi saya malah ke arah barat.
Setelah tujuan sudah didapat, sekarang tinggal milih perjalanan mau pakai apa. Ada beberapa Bis yang sudah menaikkan harga tiketnya mulai bulan Juli. Sebernarnya saya Punya Kontak Nomornya Pak Muhidin Sopir Murni Jaya Jurusan Bogor, tapi ternyata harga tiketnya sudah naik. Harapannya bisa dapat Tiket Murah, sedangkan Bisnya Bagus. Langsung tujuan saya arahkan ke Agen Sinar Jaya Mbok Susah Kutoarjo. Agen Bis Sinar Jaya disini nggak bisa dipeseni tiket beberapa hari sebelum pemberangkatan, sehingga kalau mau berangkat Sore harus pesen pagi harinya.
Tiket Sudah ditangan tapi belum tau dapat armada seri berapa, setahu saya nggak ada Sinar Jaya Khusus Kutoarjo-Bogor, sedangkan kalau diikutkan Bis yang dari jogja tidak mungkin karena Agen sudah punya jatah sendiri.
Tiket Sinar Jaya
Jam 3 Sore Sudah dilokasi, tiket sudah saya tukar dan dapat Armada 71RB dan dapat Bonus Kursi Hot  Seat No 1. Ini ketiga kalinnya untuk naik Bis umum dengan Pesen tiket dapat kursi No 1. Tidak lama kemudian Bisnya datang dengan Body Legacy dikaca depan Tertulis Purworejo - Cicadas. entahlah saya tidak tahu Cicadas sebelah mananya Cibinong yang jelas ditiket tujuan saya terlulis Cibinong, kalau terjadi sesuatu bisa komplain.
Dari Kutoarjo hanya ada 6 Penumpang, berangkat hampir jam 4 sore. di Prembun dan Terminal Kebumen hanya absen dan nge-cap. Pas tiba waktu Maghrib Bis hampir sampai perbatasan Kebumen-Banyumas, Pak Sopir memberi tahu penumpang yang mau berbuka. Bis berhenti di sampang untuk menaikkan penumpang. 
71RB di Rumah Makan Prupuk
Hampir jam 8 malam sudah sampai Ajibarang, melewat RM. Sumber Alam masih sepi belum ada satupun Bis Sumber Alam dari Arah Timur yang masuk. Sampai di Prupuk dan berhenti di Rumah Makan jam Setengah Sembilan. Di Bis hanya ada 2 Kru, sehingga setelah dari RM di Prupuk bergantian Sopir. 
Hampir Jam 10 Malam Sudah Sampai Ketanggungan, disitu sudah banyak Armada Sumber Alam yang Lewat ke Arah Timur dan beberapa Bis RosIn. Mungkin Efek dari Tol Cipali Sehingga waktu tempuh berkurang. nggak lama kemudian Bis Masuk TOL kecepatan hanya sekitar 80 km/jam kondisi masih sepi. Demikian Juga waktu melewati Tol Cipali, jalanan tidak terlalu ramai.
Jam 01.15 pagi di Pool Cibitung
Agak tidak percaya Jam 01.15 pagi sudah sampai Pool Cibitung Sebagian besar penumpang Turun disini. Di Bis hanya tinggal 4 penumpang termasuk saya.
71 RB di Pool Cibitung

Gajah Putih Pun Sudah sampai Pool
Setelah melakukan Servis ringan perjalanan dilanjutkan ke Terminal Kampung Rambutan. Tiga Penumpang turun, sehingga yang tujuan di Cibinong hanya saya seorang. Alhamdullillah pak sopirnya mau mengantarkan walaupun hanya satu orang dan cukup jauh. Dan Akhirnya sampai juga di Pintu Keluar Tol Citeurep jam Setengah Tiga Pagi, Cukup waktu untuk makan Saur, dan untungnya angkot disini 24 jam.


Traveling Kutoarjo Bandung dengan Kutojaya Selatan

Pada Tanggal 22 Nopember 2014 Berkesempatan Traveling ke Bandung. Tentu Saja kalau pake kendaraan umum ada 2 Cara yang bisa ditempuh dari Kutoarjo ke Bandung.
Pertama Menggunakan Bus Budiman, Bandung Express, Kramat Jati, dll. Kalau yang berangkat pagi setahu saya hanya Bus Budiman.Dari Kutoarjo bisa naik dari Agen Barat Kalianyar yang juga sebagai Agen Kontrol Bus Budiman, Harga Tiket Waktu Itu Rp. 105.000,-
Alternatif Kedua Menggunakan Kereta, paling tidak ada 8 Kereta yang bisa diGunakan dari Kutoarjo sampai Bandung dan dengan Harga Bulan Nopember 2014 Mulai Rp. 35.000 sampai Ratusan Ribu Rupiah.
Tentu Saja karena ingin mencari perjalanan yang Hemat saya pakai Kereta Kutojaya Selatan dengan Harga Rp. 35.000,- dan berangkat dari Kutoarjo jam 08.10 WIB.
Ada banyak Cara Pembelian Tiket, Mulai datang langsung Ke Stasiun, lewat Agen, Internet Maupun dari HP Android. Walaupun saya sudah mencoba menggunakan Fasilitas Apps di Android tp nggak tau kenapa malah milih beli di Agen yang harganya justru jadi Rp. 45.000,-. Kalau lewat Internet/ HP/ Alfamart kena biaya tambahan Rp. 7.500,-

NB:
Update Harga Tiket untuk Bulan Oktober 2015 Rp. 65.000
Berangkat dari kutoarjo Jam 09.20 sampai Kiaracondong 16.38 WIB
sedangkan pmberangkatan dari Kiaracondong Jam 21.00 sampai Kutoarjo 04.30 Wib

Saturday, 28 March 2015

Menikmati Kota Solo

Setibanya di Stasiun Purwosari, saya tidak langsung keluar Stasiun. Sambil duduk-duduk di kursi tunggu, saya liat banyak orang yang sudah mengantri di depan loket maupun di ruang tunggu. Dari ruang informasi memberi tahu kalau tiket untuk Prameks dan Sriwedari tujuan Jogja sudah habis untuk keberangkatan jam 9 pagi dan jam 10 pagi.
Suasana Stasiun Purwosari memang ramai dan strategis, setelah saya keluar stasiun ternyata langsung ketemu dengan jalan utama menuju kota Solo. Tujuan saya adalah ke PGS (Pusat Grosir Solo) karena dari situ saya bisa menuju Alun-alin Utara, Keraton, maupun Pasar Klewer.

Untuk mencapai PGS salah satu caranya dengan naik Bis Kota. Alternatifnya bisa pakai Bis Kota biasa maupun pakai Batik Solo Trans (semacam Trans Jogja). Di dekat Stasiun Purwosari ada Halte Bis Batik Solo Trans, namun saya bingung kok di dalamnya sepi tidak ada petugas. Kalau seperti di Jogja setiap Halte Trans Jogja ada petugas yang jual tiketnya.
Setelah menunggu beberapa waktu, ada orang yang berpakaian seperti petugas masuk ke Halte. Ada juga Rombongan Anak-anak yang ternyata tadi satu kereta dengan saya yang asalnya dari sentolo, Jogja. Tujuan anak-anak itu ke Keraton. Tak Lama Bisnya datang, Petugas tersebut mempersilahkan kami ikut naik Bis tersebut.

Tidak semua Halte di Jaga Petugas. Itu juga yang menjadi kendala bagi Orang-orang yang ingin naik Bis umum yang baru pertama kali atau belum paham Kota Solo. Bayar Tiketnya di atas Bis, ada petugas yang sebagai Kondektur dan sekaligus membuka&menutup Pintu Bis. Tiket Bis Jauh Dekat Rp. 4.000,- Bisnya persis seperti Trans Jogja.

Bagitu mau sampai di Halte dekat PGS petugas memberi tau penumpang. Banyak yang turun di Halte tersebut termasuk saya. Anak-anak yang mau ke keraton di kasih tau untuk melewati jalan pintas, sedangkan saya menelusuri jalanan menuju PGS.
Sepanjang Jalan yang dilalui disisi sebelah selatan terdapat jalur Kereta yang sejajar dengan jalan Umum. Setelah sampai perempatan ternyata saya baru tau kalau PGS seperti halnya Mall, kemudian saya urungkan untuk masuk dan saya lanjutkan menuju ke selatan.

Tujuan saya adalah untuk melihat kondisi Pasar Klewer yang pada waktu bulan Desember 2014 terjadi kebakaran Besar. Disepanjang jalan yang saya lalui terdapat banyak lapak pedagang baik di pinggir jalan maupun yang ada di dalam seperti parkiran sampai di dalam alun-alun. Begitu sampai gapura, terlihat bangunan yang rusak dan dipinggirnya di pagari dengan Seng. Setelah saya dekati, ternyata itu benar Bekas Pasar Klewer yang terbakar.
Kondisinya memang rusak parah, hampir tidak ada bangunan yang selamat akibat kebakaran tersebut. Pantas saja di sekitaran Lokasi Pasar Klewer banyak pedagang yang menjajakan dagangannya dengan lokasi seadanya. Sampai-sampai Pendopo Keraton Surakarta juga digunakan untuk tempat jualan.

Setelah melihat keadaan Pasar klewer saya putuskan untuk kembali ke PGS, Di tengah jalan menuju PGS ternyata ada tempat jual beli Akik yang kondisinya ramai.
Di seberang Jalan PGS terdapat Pusat Kuliner yang dijajakan di Sepanjang pinggir Jalan. Setelah Masuk di dalam PGS suasananya ramai pedagang. Hampir sebagian besar Pedagangnya menjajakan yang berkaitan dengan Batik dari Lantai Lower Ground sampai Lantai Tiga.Harganya pun cukup murah ada Hem yang di jual mulai Rp. 25.000,- Rp. 30.000,- sampai yang mahal.
Di sebelah Utara PGS terdapat Bangunan Tua berwarna Putih Seperti Benteng. Untuk Kondisi Bentengnya kelihatan Putih bersih, namun di sekitaran Benteng seperti di Bagian Timur dan Utara banyak ditumbuhi rerumputan.
Sebenarnya bisa di gunakan sebagai tempat yang lebih bermanfaat lagi. karena sudah di bangun Trotoar yang cukup lebar. Apalagi di sisi Utara dan Barat sudah ada tempat duduknya.
Perempatan PGS merupakan tempat yang Strategis dan Ramai. Setelah santai-santai istirahat terdengar suara terompet yang berulang-ulang. Awalnya nggak ngeh dengan suara itu, namun setelah dipikir-pikir ternyata benar kalau bunyi tersebut dari Suara terompet Kereta yang membelah jalanan Kota Solo.
Kereta tersebut adalah Batara  kresna Tujuan Sukoharjo-Wonogiri. Saya juga beruntung bisa ketemu dengan Bus Tingkat kebanggaan kota Solo "Werkudara" yang merupakan Buatan Karoseri Tri Sakti Magelang.
Sudah merasa cukup berkeliling di Pusat kota Solo, sekarang saatnya untuk pulang. Kali ini saya Bingung dengan Tujuan saya, karena yang jelas kalau pakai Prameks tiketnya sudah habis. Tujuan saya alihkan untuk menuju Terminal Tirtonadi. Dari 2 orang yang saya temui, kalau pakai Bis BST harus 2 kali ganti Bis. Namun ada Bapak yang bertugas sebagai pengontrol Bis BST yang menyarankan untuk naik Bis kemudaian Minta Turun di Panggung. Dari Panggung Bisa langsung naik Bis tujuan ke Jogja.

Dari Perempatan Panggung terdapat banyak pilihan Bis menuju Jogja. Ada Bis AC Ekonomi Seperti Mira/ Sugeng Rahayu sayangnya untuk Bis Ekonomi selalu penuh sampai berdiri. Sebenarnya incaran saya adalah Patas Golden Starnya Sugeng Rahayu, namun sayang hanya ada 4 pemberangkatan dari Jogja. Sedangakan yang 'menguasai Patas adalah Bis Eka. Sayang nya Bis Eka yang pertama Penuh, nggak sampai 5 menit dibelakangnya ada Bis Eka lagi.
Untuk tarif Patas Jogja-Solo cukup murah cuma Rp. 15.000,- tidak seperti Patas Efisiensi tarifnya Jauh Dekat sama yaitu Rp. 70.000,-
Itulah sekelumit cerita saya di Solo, kalau ada kesempatan pengin nyoba Kereta Batara Kresna dan Bis Werkudara Bareng Keluarga kalau Besok Bidadariku sudah Besar.

Friday, 27 March 2015

Trip To Solo

Agenda Perjalanan untuk ke Solo sudah disiapkan. Jam 05.30 WIB sudah sampai di Stasiun Kutoarjo, kali ini saya pake kereta Prameks. Kendaraan saya titipkan di luar stasiun karena ongkos parkir di Stasiun Muahal apalagi jika ditempatkan di parkir dalam.
Tiket ke Solo dari Kutoarjo seharga Rp. 12.000,- namun mulai 1 April 2015 mengalami kenaikkan harga dimana untuk Tiket Prameks:
Kutoarjo-Jogja Rp. 8.000,-
Kutoarjo-Solo Rp. 15.000,-
Jogja-Solo Rp. 8.000,-
Saya tidak ada gambaran untuk tujuan di Kota Solo, referensinya hanya dari Internet. Pada awalnya perjalanan kali ini untuk mencoba Bis Patas Sugeng Rahayu yang Golden Star, namun karena ada kabar kalau lagi dipakai untuk Pariwisata jadi rencana perjalanan saya rubah.
Walaupun hari Libur, calon penumpang tidak terlalu membludak. Kereta Prameks tiba di Stasiun Kutoarjo sekitar jam 6 pagi, penumpang yang mau naik sudah berdiri di sisi selatan rel supaya tidak berebutan dengan penumpang yang turun.
Warna keretanya tidak Kuning seperti dulu, kali ini berbalut warna Silver, Merah, Hijau. Komposisi tempat duduk juga berubah, sekarang menghadap ke depan dan kebelakang dari kereta yang berjalan dan sudah berpendingin Udara.
Menurut Jadwal yang ada di Karcis, Kereta berangkat 6.10 WIB dan sampai di Solo Jebres 8.37 WIB. Bila di bandingkan dengan perjalanan dengan Bis dari Kutoarjo ke Solo bisa menghabiskan waktu 4 Jam.
Di gerbong yang saya naiki hanya beberapa orang yang berdiri, termasuk saya setelah dari Stasiun Wates. Hampir sebagian penumpang turun di Stasiun Tugu dan Lempuyangan, namun untuk penumpang yang naik untuk tujuan ke solo juga seimbang. Di dalam gerbong terdapat informasi LED tentang Stasiun tujuan.

Menurut kabar, jika naik kereta ke Solo dan dilanjutkan dengan naik kendaraan Umum lebih mudah turun di Stasiun Purwosari.

Tiba di Stasiun Purwosari Jam 08.30 WIB, lumayan banyak yang turun di Stasiun ini. Bangunan Stasiun di sini bangunannya khas peninggalan Belanda.

Saturday, 10 January 2015

Puter Balik dengan Murni Jaya lagi

Setelah Transit dari Rumah kakak di Depok, jam 11 siang menuju Cibinong. Setelah menyelesaikan urusan di Cibinong, jam 2 siang siap-siap menuju Fly over Cibinong. Namun untuk memastikannya saya Telpon lagi Pak Hakim yang mengawal Murni Jaya AC Toilet, kepastian sudah di dapat tinggal berangkat.
Murni Jaya AC Toilet
Sampai disekitaran Fly over, ternyata sudah banyak orang yang mau mudik dan memadati agen-agen dipinggir jalan. Di di Fly over sendiri sudah banyak Bis berjajar di atasnya, ternyata Flyovernya sudah jadi seperti terminal, tentu saja mengganggu Lalin. Saya tidak naik dari agen, karena sudah pesen tempat di Bogor.
Flyover Cibinong
Sambil jeprat-jepret, sesekali cek Hp siapa tahu pak Hakim kasih kabar. Jam setengah Tiga sore, HP berdering awalnya saya kira Pak Hakim, tapi ternyata telpon dari Pak Muhidin sopir MJ E97. Pak Muhidin ngasih kabar kalau ternyata masih ada kursi yang kosong di E97 dan menyuruh saya untuk ikut karena E97 baru sampai di Agen Cibinong.

Begitu mendekati Flyover, Pak Muhidin menyuruh saya untuk menghampiri di pinggir Flyover dan akhirnya ikut lagi dengan E97. Di dalam bis saya belum langsung di kasih tiket karena masih menungggu sampai agen di depok. Takut terjadi miss communikasi, pak muhidin menghubungi pak hakim bahwasanya saya sudah ikut E97.

Setelah semua jelas akhirnya Pak Supri yang merupakan pengawal E97 memberi tiket. Agak kaget setelah dapat tiket, ternyata kursi yang kosong ternyata kursi yang saya duduki yaitu No. 1. Ini ke dua kalinya saya dapat kursi nomor 1 saat pakai Bis angkutan umum. Tidak ada kenaikan tiket dari timur dan barat walaupun masa liburan.

Hampir di setiap agen menaikkan penumpang. Di tengah perjalanan Pak Supri cek harga tiket penumpang dengan bertanya “apakah ada yang bayar tiket lebih dari Rp. 135.000?”. terlihat ada 2 penumpang yang ditarik agen dengan harga Rp. 145.000. Begitu tahu, pak supri langsung telpon agen yang bersangkutan dan mengembalikan kelebihannya ke penumpang. SALUT dehhh...

Di agen Pasar Rebo yang di pinggir jalan tinggal menaikkan 2 penumpang, dan sampai di sini Pak Supri selesai mengawal dan turun dari Bis. Perjalanan dilanjut langsung menuju TOL dengan penumpang penuh.

Yang pegang setir pertama jatahnya Pak Parwito, saya tahu namanya dari ID Card yang di gantung dan di sebelahnya Pak Muhidin sambil tiduran dan terkadang guyonan walapun saya nggak tahu yang dibicarakan karena terhalang kaca.

Di TOL Cikampek jalannya cukup santai, jarum speedometer menunjukkan 70km/jam lebih banyak di Blonk Bis tujuan Muria yang sudah tancap gas. Di Tengah Tol Cipularang kendali Bis di ganti Pak Muhidin, dari sini mulai tancap gas. Sampai Bandung jam setengah 7 malam.

Perut mulai keroncongan, namun sepertinya perjalanan ke Rumah Makan Udju Ciamis sebgai tempat pemberhentian masih jauh. Dan benar saja, sampai Rumah Makan Udju Ciamis Jam Stengah 11 malam. Menurut saya tempat istirahatnya terlalu jauh, karena Star dari Bogor sekitar Jam 2 Siang.
Murni Jaya E97
Sampai di Rumah Makan sudah agak tidak berselera karena menunya Soto, ternyata di sebelah timur ada Menu Lain namun terlanjur Bis sudah mau jalan lagi. Setelah Kota Ciamis saya sudah tertidur dan baru bangun ketika di perlintasan kereta daerah Sampang sekitar jam 2 pagi. Di situ terlihat sudah ada Sumber Alam Dennys yang sudah mengantri.

Mulai dari Sumpiuh sudah menurunkan penumpang, sampai di Gombong Pak Parwito ikut turun. Rupanya tempat tinggal Pak Parwito di Gombong, dan kali ini giliran Pak Parwito yang Pulang Ke Rumah karena kemarinnya Pak Muhidin Sudah.

Pak Parwito ini dulunya juga pernah di PO. Sumber Alam. Hampir setengahnya sopir Murni Jaya Katanya Eks Sumber Alam. Setelah tinggal sendirian, Pak Muhidin selain jadi Sopir sekaligus ikut turun bantu penunpang yang ambil barang di Bagasi.

Tujuan Saya Turun di Klepu, dan sampai di klepu Jam Stengah 5 Pagi. Sebagian besar Bis Murni Jaya juga sudah masuk. Salutlah... Konsisten tepat waktu sampai Tujuan.

Perjalanan ke Cibinong dengan Bis Murni Jaya

Murni Jaya 
Hari H Keberangkatan Sudah tiba, agen menyuruh ku mpul jam 15.30 sore. Melewati Pool Sumber Alam juga sudah ramai begitu juga dengan agen Murni Jaya sampai memenuhi depan Bakso Sukar. Dari kejauhan Juga kelihatan di Agen Sinar Jaya Mbok Susah juga Ramai.

Murni Jaya pertama datang, ternyata sebagai pengganti ACT yang tidak jalan. Salah satu teman ikut ini, karena harga tiket untuk ACT Rp. 145.000 maka agen mengembalikan Rp. 10.000 karena termasuk kelas Patas AC dengan tujuan Terminal Bubulak Bogor.

Selang beberapa menit datang lagi Murni Jaya E97, ada yang bilang kalau tujuan bogor sehingga saya mendekati agen. Ternyata benar, nama saya pun dipanggil. Kebetulan dari agen Kutoarjo hanya saya dan adik yang naik. Bis ini tujuan akhir di Ciawi.
Kabin Murni Jaya
Di depan pintu sudah menunggu petugas pengecek tiket, didalam bis sudah ada 6  penumpang dan Bis ini Starnya ternyata dari Salaman. Kebetulan saya dapat kursi 38 dan 39 yang pas di pintu darurat dengan total kursi penumpang hanya 43 buah. Karena penumpang masih sepi saya duduk di kursi paling belakang. Di setiap agen hampir menaikkan penumpang walaupun hanya 2 dan paling banyak 4.

Ketika duduk di belakang ada bapak-bapak yang mau ganti baju ke belakang, kebetulan naik dari agen prembun. Ternyata bapak itu salah satu kru dari Murni Jaya. Hanya kami berdua yang duduk di belakang sambil cerita-cerita dengan sesekali Bapak itu kedepan membantu menunjukkan kursi ke penumpang yang baru naik.

Bapak itu bernama Pak Muhidin rumahnya Balingasal Prembun. Di Murni Jaya baru 1 Tahun,dan langsung pegang Bis sendiri. Sebelumnya pak Muhidin jadi Sopir Sumber Alam, namun belum punya Bis Batangan dan masih pindah-pindah jurusan. Katanya, di Smber Alam paling tidak 3 Tahun baru bisa punya Batangan (pegang Bis sendiri).

Karena tujuan saya di Cibinong hanya sebentar dan besok sorenya harus puter balik, saya sekalian minta tolong ke Pak Muhidin mencarikan tiket untuk besok sore dan kalau bisa ikut E97 lagi. Beberapa kali menelepon temannya yang di Bogor, dan ternyata kursi untuk E97 katanya sudah penuh. Pak Muhidin langsung menghubungi teman yang satunya lagi yang mengawal AC Toilet, namanya Pak Hakim katanya masih ada yang kosong. Untuk mendapat kepastian lagi saya juga menghubungi pak hakim, karena musim liburan seperti ini pasti ramai. Kepastian besok sore langsung pulang sudah jelas, dan saya janjian menunggu di Fly over Cibinong.

Sampai Sumpiuh Bus Sudah terisi penuh dengan 43 Penumpang, Bis berhenti untuk istirahat di Rumah Makan Intan daerah Sampang, dan sampai disini pengawal yang ikut dari Salaman turun. Sudah menjadi tradisi di Murni Jaya kalau setiap Bis ada pengawalnya yang mengatur kursi penumpang di setiap agen.

Setelah selesai di Rumah Makan, kendali Bis di ambil alih Pak Muhidin. Seperti yang dituturkan Pak Muhidin waktu tadi ngobrol-ngobrol, kalau di Murni Jaya menerapkan Sopir Dobel tidak ada kernet. Sopir tersebut bergantian kurang lebih setiap 3 jam sekali.

Selama perjalanan lancar-lancar saja, kekurangan Bis ini ada di Suspensinya yang bunyinya krengket-krengket yang cukup mengganggu apa karena Bis ini menggunakan Hino AK mesin depan. Untuk layanan sekelas Bis Patas, Murni Jaya sudah menjadi idola. Kursi penumpang berjumlah 43 buah, cukuplah untuk ruang kaki dan Acnya termasuk dingin banget.

Sampai di Bandung sekitar jam 2 pagi, awalnya saya sempat ragu bisa sampai tujuan kurang dari jam 6 pagi. Sempat terbangun waktu isi solar di Tol Cipularang, sampai di TOL Cikampek walaupun bermesin Hino AK nggak mau kalah larinya dengan Bis yang dari Pantura atau Wonogiri.

Sampai Jalan raya Bogor masih gelap, waktu menunjukkan jam 5 kurang, ternyata perkiraan saya meleset. Jalanan masih sepi, terlihat hanya Bis Tunggal dara dan GMS. Di agen Sumber Alam Cimanggis terlihat 2 Bis ang kemungkinan untuk berangkat Pagi. Dan akhirnya sampai Simpang Depok Jam 5.07 pagi karena transit Dulu di Rumah Kakak.

Cari-cari Tiket Bis

Kalau mau bepergian pas liburan seperti ini tentunya segala sesuatunya harus dipersiapkan. Termasuk kalau mau pakai Bis tentuna cari Tiket. Bisa bisa kayak pengalaman Adikku pas Mudik dari Bogor mendadak mau nyari Bis tapi Sudah Jam 6 Sore.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Singkat cerita, akhirnya adikku nyari Bis di Terminal Kampung Rambutan. Sampai disana nyari Bis dapatnya Bis yang jarang terdengar yaitu Putra Luhur dengan harga Fantastis aitu Rp. 290.000/ Orang. Akhirnya saya sarankan untuk nyari Bis Tujuan Tasik kemudian nyambung ke Purworejo.
Alternatif yang ada pakai Bis Budiman, tapi katanya pas tidak ada. Akhirnya ada bis Primajasa Tujuan Kampung Rambutan-Tasik yang berangkat jam 21.00 WIB dengan Tiket yang ditarik di atas Bis seharga Rp. 75.000 dan karena macet kalau biasanya sampai Tasik Jam 02.00 waktu itu Tiba Jam 05.30 WIB.
Budiman
Sampai Tasik nyambung angkot ke Pool Budiman, untuk naik ke tujuan Kutoarjo. Setiap Pagi Bis Budiman Tasik-Jogja ada 4 kali pemberangkatan, sedangkan yang ke Tasik-Semarang ada 3 kali pemberangkatan. Ternyata untuk Pemberangkatan ke Jogja jam 5.30 dan 6.30 sudah Penuh dan baru ikut jam 07.30 dan ada lagi jam 08.30. Karena Macet sampai Kutoarjo Jam 18.30. Puas Tenan di perjalanan.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mumpung masih ada waktu untuk nyari Tiket, akhirnya nyari informasi dulu di beberapa Agen. Agen Pertama di Pahala Kencana Timur Pool Sumber Alam Harga Tiketnya kalau hari biasa Rp. 165.000 kelas VIP (Dapat Makan+Selimut+Bantal) tapi pas Liburan naik Rp. 10.000 sayangnya sudah habis sampai setelah Tahun Baru.
Pahala Kencana
Agen Kedua Sinar Jaya Mbok Susah Kutoarjo, Pas sampai disana kata yang jaga agen untuk Tujuan ke Bogor mending Pagi sebelum berangkat datang lagi apa Bisnya berangkat atau enggak, artinya juga belum pasti. Adanya Kelas Exe Khas Sinar Jaya dengan Harga Rp. 100.000, sepertinya ada kenaikan pas liburan seperti info di Grup Fb Sinar Jaya.
Sinar Jaya
Nggak Jauh dari Agen Sinar Jaya ada Agen Bis Murni Jaya. Bis ini baru sekitar 2 Tahun nge-line lewat kutoarjo, tapi sudah menjadi idola. Agen ini tidak hanya menjual tiket Bis Murni Jaya, tapi juga Bis Malino Putra, Karya Sari dan Bis Tujuan  Sumatera.
Murni Jaya
Untuk Tujuan ke Bogor dilayani 2 kelas yaitu AC Toilet Seat 2-2 dengan Harga Rp. 145.000 dan Patas AC Seat 2-2 Rp. 135.000. Kedua Kelas ini Jumlah Seatnya 43 Buah dengan Kiri 9 baris, menurut saya cukup lega untuk ruang kaki. Kalau Bis yang lain untuk Kelas Patas rata-rata jumlah seatnya lebih dari 50 seat, seperti Sinar Jaya atau Sumber Alam.
Sumber Alam
Sebenarnya masih ada beberapa Bis dengan Tujuan ke Bogor, salah satunya tentu saja yang punya Markas di Kutoarjo yaitu Sumber Alam, Untuk kelas AC Ekonomi Seat 2-3 Harganya Rp. 100.000 sedangkan Kelas Executive tanpa servis makan Rp. 160.000. Tapi sayangnya pengalaman 2 Tahun yang lalu dengan Bis AC Ekonomi kurang mengenakkan, Sampai Cibinong Hampir Jam 10.00 siang bahkan tetangga pernah sampai cibinong jam 12.00 siang dengan Bis Ekonomi Non AC. Padahal jalanan Lancar hanya macet beberapa saat di indramayu.
2 Tiket untuk tujuan Cibinong sudah ditangan untuk keberangkatan Tanggal 27/12 dengan harga tanpa kenaikan walaupun pas Musim liburan yaitu pertiket Rp. 135.000 untuk Patas AC.